GKLI - LCMS

Konvensi Reguler ke-69 Lutheran Church—Missouri Synod (LCMS) Resmi Berakhir

Phoenix, Arizona - Konvensi Reguler ke-69 Lutheran Church—Missouri Synod (LCMS) telah resmi berakhir. Dalam persidangan tersebut, para delegasi membahas berbagai agenda penting yang berkaitan dengan pelayanan gereja, misi, pendidikan, serta tata kelola sinode.

Salah satu fokus utama konvensi adalah pelayanan misi internasional. Para pemimpin dari berbagai gereja mitra dan ladang pelayanan LCMS diperkenalkan kepada para delegasi sebagai wujud syukur atas pekerjaan Tuhan di berbagai belahan dunia. Selain itu, konvensi juga mengakui terjalinnya hubungan altar dan mimbar (altar and pulpit fellowship) dengan Evangelical Lutheran Christian Church di Bolivia, serta menerima laporan mengenai perkembangan kerja sama dengan Lutheran Mission Australia. Para delegasi mendorong agar dialog dan pembicaraan terus dilanjutkan demi tercapainya persekutuan gerejawi yang lebih erat.

Direktur Misi Internasional LCMS, Pdt. James Krikava, turut memimpin nyanyian pujian bersama sebagai ungkapan syukur kepada Tuhan atas penyertaan-Nya dalam pelayanan misi.

Konvensi juga menerima laporan dari Concordia Publishing House dan Concordia Historical Institute. Dalam kesempatan tersebut, Pdt. Dr. Daniel Harmelink, yang mengenakan pakaian berwarna kuning sebagai penghormatan kepada tokoh Lutheran Friedrich Wyneken, mengajak seluruh delegasi untuk menghargai, memelihara, dan meneruskan warisan iman Lutheran kepada generasi berikutnya.

Selain laporan dan pembahasan pelayanan, konvensi melanjutkan sidang berbagai komite, antara lain mengenai supervisi gerejawi, pelayanan pastoral dan seminari, serta sejumlah agenda kelembagaan lainnya.

Salah satu keputusan penting yang dihasilkan adalah disahkannya Resolusi 10-03A, yang membahas penanganan kasus pelanggaran seksual yang dilakukan oleh pekerja gereja serta penyediaan pendampingan dan pemeliharaan rohani bagi para korban. Wakil Ketua Komite 10, Pdt. Mark C. Sippel, menjelaskan dampak serius dari pelanggaran tersebut serta pentingnya gereja memberikan respons yang bertanggung jawab dan penuh kasih. Resolusi ini akhirnya disetujui dengan dukungan sekitar 93% suara delegasi.

Kiranya keputusan-keputusan yang dihasilkan dalam Konvensi Reguler ke-69 LCMS semakin memperkuat kesaksian Injil, memperluas pelayanan misi, dan meneguhkan gereja untuk tetap setia kepada Firman Tuhan serta Pengakuan Iman Lutheran.

Soli Deo Gloria.

Membagikan

Dorongan Anda sangat berharga bagi kami

Cerita Anda membantu mewujudkan situs web seperti ini.